KARENA MEREKA JUGA MERDEKA
Written by swadaya   
Saturday, 17 August 2019 13:23

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, orang berjalan dan luar ruangan

 

SMPIT Madani Swadaya Ummah (17/8), melaksanakan upacara kemerdekaan di kampus madani school. Upacara kemerdekaan yang dilaksanakan oleh siswa sekolah gratis yatim dan dhuafa ini berjalan dengan sangat khidmat

Yang menarik adalah, sekalipun mereka memiliki keterbatasan, baiks ecara ekonomi maupun fisik, mereka adalah orang-orang yang tak lagi mau mengeluh. dengana lasan, mereka juga layak untuk merdeka.

"Merdeka itu penting, kami tak mau di jajah dengan kebodohan. dan kami juga tak mau dijajah dengan keterpurukan. kami adalah merdeka, merdeka diatas apapun atas kehendak Allah Subhanahu wata'ala"

kata-kata itu membuat saya yang barang kali secara ekonomi lebih baik dari mereka, berdecak kagum. kadang saya berpikir, mengapa anak-anak sehebat ini harus berjibaku dengan ketidak-mampuan finance? padahal mereka ini bibit unggul. bukan bibit sembarangan. kadang saya berpikir "nakal", bahwa dunia ini tidak adil.

"Tak jadi masalah, karena hakekat merdeka itu bukan masalah harta. tapi masalah jiwa dan kelayakan. kami memang terbatas masalah ekonomi, tapi kami tak mau di sebut fakir kemerdekaan. kami merdeka, bahkan lebih merdeka dari pangeran yang dikekang oleh keserakahan nafsu duniawinya"

 

Jleb!
ini tamparan bagi saya. benar, merdeka itu memang bukan soal finance. kalao merdeka itu soal finance, maka Indonesia tak akan bisa merdeka hingga saat ini. karena para pejuang kita dahulu berjuang menggunakan bambu runcing, golok, senapan rampasan perang, dan semua serba sederhana serta apa adanya. tak layak finance kita dulu untuk ikut dalam peperangan. jika dibandingkan dengan penjajah yang di dukung oleh negera maju, tentu secara matematik hasil adalah pahlawan kita kalah. namun nayatanya Indonesia menang, dan merdeka hingga saat ini. dan mereka kocar-kacir meninggalkan para pahlawan Indonesia

 

Ah, jangan-jangan saya belum merdeka lagi? Masih ragu dengan keajaiban investasi dunia dan akhirat. masih terlalu kikir untuk berbagi dengan mereka yang memerlukan bantuan. ternyata, saya sepenuhnya belum merdeka, masih dijajah dengan keraguan dan kecintaan menumpuk harta.

Astaghfirullah..

 

*)Tulisan merupakan kiriman dari salah seorang pengusaha muda yang tak mau disebut namanya.


 

BEZ News Letter